Selasa, 23 Oktober 2012

MAN MODEL BANGKALAN


Aku bersekolah di MAN MODEL BANGKALAN, aku bersekolah di MAN karena aku ingin memperdalam ilmu agama ku. Aku  duduk di kelas XI IPA 1 bersama dengan teman-teman yang super gokil. Aku senang berada di kelas ini, walau terkadang aku merasa sangat tertekan dengan pelajaran yang membuat ku pusing tujuh keliling, namun semua itu dapat hilang saat aku bercanda bersama dengan teman ku yang membuat ku merasa senang kembali.

MAN terletak di pusat kota Bangkalan, sehingga mudah di jangkau oleh orang-orang yang bersekolah di MAN Bangkalan ini. Keamanan di MAN cukup bagus, ada pergantian penjaga setiap harinya sehingga anak-anak yang membawa sepeda motor mereka tidak merasa khawatir dengan kendaraan mereka. Namun, bukan sembarang orang yang boleh membawa sepeda motor. Anak yang membawa sepeda motor harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh sekolah.

Meskipun kami adalah sekolah di bawah naungan agama, akan tetapi masalah pelajaran kita tidak kalah dengan sekolah lain, malahan kami memiliki keunggulan pelajaran agama yang lebih banyak sekolah umum lainnya. Salah satunya adalah pengembangan bahasa inggris di sekolah kami yang kemajuannya begitu pesat karena ketelatenan guru pengajar yang kompeten di bidangnya, sehingga sekolah kami tak lagi di pandang sebelah mata oleh sekolah lain.

Tidak hanya unggul dalam hal akademis saja, namun di bidang non-akademis. Sekolah kami juga ikut berperan aktif dalam pengembangan siswa-siswinya. Terbukti dengan banyaknya ekstra kurikuler yang ada di sekolah kami seperti drum band, tata busana, bola voli, bola basket, elektro, KIR, teater, serta banyak lagi yang lain. Semua ekstra tersebut di adakan untuk menunjang pengembangan diri siswa-siswinya yang bertujuan untuk bekal masa depan mereka.

Ekstra kurikuler di butuhkan karena dengan mengikuti ekstra tersebut kita bisa belajar berbagai macam persoalan kehidupan beserta solusi yang harus kita gunakan untuk mengatasinya. Dimana setiap individu pasti mengalami problematika kehidupan yang membutuhkan pemikiran untuk mengatasinya. Dengan mengikuti ekstra kita akan mampu berpola fikir secara sederhana namun mampu mengatasi persoalan yang ada, seperti yang kita ketahui dalam sebuah organisasi terdapat banyak anggota di dalamnya sehingga terdapat perbedaan pemikiran yang terkadang menimbulkan suatu konflik, dari konflik itulah kita bisa belajar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar